Kamis, 14 Mei 2015

PERINGATAN ISRO' MIROJ DI SMP 2 JATI KUDUS TAHUN 2015

SMP 2 Jati Kudus Melaksanakan kegiatan Isro' Miroj yang dilaksanakan pada hari Jum'at Tanggal 15 Mei 2015 bertempat di Lapangan Basket SMP 2 Jati Kudus. dalam kegiatan tersebut dengan susunan acara :
1. Pembukaan
2. Sambutan - sambutan dari
    a. Ketua OSIS ananda Ahmad Ismail Syaleh
    b. Kepala Sekolah Bpk. Drs. Suhartono
3. Mauidhoh Hasanah oleh Bapak KH Sunaarto Abdurrohman dari Kudus

Dalam Mauidhoh Hasalahnya Bpk KH Sunarto Abdurrohman memberikan beberapa point diantarannya :


  1. Bahwa Selagi masih muda tenaga masih muda gunakan untuk mencari ilmu, berpuasa , agar kelak jika sudah tua tidak kecewa 
  2. Isro' Miroj yang menginginkan adalah Allah SWT 
  3. Isro' Miroj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Mahjidil Aqso ke Sidrotul Muntaha yang hanya ditempuh dalam waktu 1 malam , dalam perjalanan tersebut  Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi - nabi terdahulu, dalam perjalanan tersebut beliau diperlihatkan bagaimana Surga dan Neraka dan siapa saja penghuni didalamnya. 
  4. Perintah shalat Lima Waktu 
4. Doa 
5. Penutup









Jumat, 01 Mei 2015

SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI PADA PERINGATAN HARDIKNAS 2015

SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI
Pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2015
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Di hari yang berbahagia ini, kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih, kita panjatkan puji dan syukur. Atas izin, rahmat, dan karunia-Nya, kita semua berkesempatan untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional ini.
Di Hari Pendidikan ini, atas namapemerintah, izinkan saya menyampaikan apresiasi pada semua pihak, pada semua pelaku pendidikan dimanapun berada, yang telah ambil peran aktif untuk mencerdaskan saudara sebangsa. Untuk para pendidik di semua jenjang, yang telah bekerja keras membangkitkan potensi peserta didik untuk menjadi manusia berkarakter mulia, yang mampu meraih cita-cita dan menjadi pembelajar sepanjang hidup, terimalah salam hormat dan apresiasi dari kita semua.
Bapak, Ibu dan Hadirin yang mulia,
Republik tercinta ini digagas oleh anak-anak muda terdidik dan tercerahkan. Pendidikan telah membukakan mata dan kesadaran mereka untuk membangun sebuah negeri Bhineka yang modern. Sebuah negara yang berakarkan adat dan budaya bangsa nusantara, beralaskan semangat gotong royong, tapi tetap mengedepankan dan menumbuhkembangkan prinsip kesejajaran dan kesatuan sebagi sebuah negara modern.
Pendidikan telah membukakan pintu wawasan, menyalakan cahaya pengetahuan, dan menguatkan pilar ketahanan moral. Persinggungan dengan pendidikanlah yang telah memungkinkan para perintis kemerdekaan untuk memiliki gagasan besar yang melampaui zamannya. Gagasan dan perjuangan yang membuat Indonesia dijadikan sebagai rujukan oleh bangsa-bangsa di Asia dan di Afrika. Dunia terpesona pada Indonesia, bukansaja karena keindahan alamnya, atau keramahan penduduknya, atau keagungan budayanya, tetapi juga karena deretan orang-orang terdidiknya yang berani mengusung ide-ide terobosan dengan ditopang pilar moral dan intelektual.
Indonesia adalah negeri penuh berkah. Di tanah ini, setancapan ranting bisa tumbuh menjadi pohon yang rindang. Alam subur, laut melimpah, apalagi bila melihat mineral, minyak, gas, hutan dan semua deretan kekayaan alam. Indonesia adalah wajah cerah khatulistiwa. Namun kita semua harus sadar bahwa asset terbesar Indonesia bukan tambang, bukan gas, bukan minyak, bukan hutan ataupun segala macam hasil bumi; asset terbesar bangsa ini adalah manusia Indonesia. Tanggung jawab kita sekarang adalah mengembangkan kualitas manusia Indonesia.
Manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Jangan sesekali kita mengikuti jalan berpikir kaum kolonial di masa lalu. Fokus mereka, kaum kolonial itu, adalah pada kekayaan alam saja dan tanpa peduli pada kualitas manusianya. Kaum kolonial memang datang untuk mengeruk dan menyedot isi bumi Nusantara, menguras hasil bumi Nusantara karena itu mereka peduli dan tahu persis data kekayaan alam kita, tetapi mereka tak pernah peduli dengan kualitas manusia di Nusantara.
Kini kita sudah 70 tahun merdeka. Kemerdekaan itu bukan hanya untuk menggulung kolonialisme, melainkan juga untuk menggelar kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jangan sampai kita hanya tahu tentang kekayaan alam tetapi tidak tahu kualitas manusia di negeri kita. Kita harus berkonsetrasi pada peningkatan dan pengembangan kualitas manusia. Kita tidak boleh mengikuti jalan berpikir kaum kolonial yang terfokus hanya pada kekayaan alam tetapi melupakan soal kualitas manusia.
Mari kita jawab, tahukah kita berapa jumlah sekolah, jumlah guru, jumlah siswa, jumlah perguruan tinggi di daerah kita? Tahukah kita berapa banyak anak-anak di wilayah kita yang terpaksa putus sekolah? Tahukah kita tentang kondisi guru-guru di sekolah yang mengajar anak-anak kita? Tahukah kita tentang tantangan yang dihadapi oleh kepala sekolah dan guru untuk memajukan sekolahnya?
Lebih jauh lagi, berjuta jumlahnya putra-putri Indonesia yang kini telah berhasil meraih kesejahteraan. Pada kita yang telah sejahtera itu, jelas terlihat bahwa pendidikan adalah hulunya. Karena pendidikanlah maka terbuka peluang untuk hidup lebih baik. Pendidikan itu seperti tangga berjalan yang mengantarkan kita meraih kesejahteraan yang jauh lebih baik. Pertanyaannya, sudahkah kita menengok sejenak pada dunia pendidikan yang telah mengantarkan kita sampai pada kesejahteraan yang lebih baik? Pernahkah kita mengunjungi sekolah kita dulu? Pernahkah kita menyapa, bertanya kabar dan kondisi, serta berucap terima kasih pada guru-guru yang mendidik kita dulu? Pernahkah kita menyapa kembali dan menyampaikan terima kasih pada dosen-dosen kita? Bagi kita yang kini berkiprah di luar dunia pendidikan, mari kita luangkan perhatian. Mari ikut terlibat memajukan pendidikan. Mari kita ikut iuran untuk membuat generasi anak-anak kita bisa meraih yang jauh lebih baik dari yang berhasil diraih generasi ini. Dan, iuran paling mudah adalah kehadiran. Datangi sekolah, datangi guru, datangi anak-anak pelajar lalu terlibat untuk berbagi, untuk menginspirasi dan terlibat untuk ikut memajukan dunia pendidikan kita.
Bapak, Ibu dan Hadirin yang berbahagia,
Wajah masa depan kita berada di ruang-ruang kelas. Akan tetapi, hal itu bukan berarti bahwa tanggung-jawab membentuk masa depan itu hanya berada di pundak pendidik dan tenaga kependidikan di institusi pendidikan. Secara konstitusional, mendidik adalah tanggung jawab negara namun secara moral mendidik adalah tanggung jawab setiap orang terdidik. Mengembangkan kualitas manusia Indonesia harus dikerjakan sebagai sebuah gerakan bersama. Semuaharus ikut peduli, bahu membahu, saling sokong dan topang untuk memajukan kualitas manusia Indonesia lewat pendidikan.
Oleh karena itu, Bapak, Ibu dan Hadirin sekalian, peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini kita mengambil tema ‘Pendidikan sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generasi Berkarakter Pancasila’.
Kata kunci dari tema tersebut adalah “Gerakan”. Pendidikan harus dipandang sebagai ikhtiar kolektif seluruh bangsa. Karena itu pendidikan tidak bisa dipandang sebagai sebuah program semata. Kita harus mengajak semua elemen masyarakat untuk terlibat. Kita mendorong pendidikan menjadi gerakan semesta, yaitu gerakan yang melibatkan seluruh elemen bangsa: masyarakat merasa memiliki, pemerintah memfasilitasi, dunia bisnis peduli, dan ormas/LSM mengorganisasi. Berbeda dengan sekadar “program” yang perasaan memiliki atas kegiatan hanya terbatas pada para pelaksana program, sebuah “gerakan” justru ingin menumbuhkan rasa memiliki pada semua kalangan. Mari kita ajak semua pihak untuk merasa peduli, untuk merasa memiliki atas problematika pendidikan agar semua bersedia menjadi bagian dari ikhtiar untuk menyelesaikan problematika itu.
Gerakan pencerdasan dan penumbuhan generasi berkarakter Pancasila adalah sebuah ikhtiar mengembalikan kesadaran tentang pentingnya karakter Pancasila dalam pendidikan kita. Sudah digariskan bahwa pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Itulah karakter Pancasila yang menjadi tujuan Pendidikan Nasional kita.
Menumbuhkembangkan potensi anak didik seperti itu memerlukan karakteristik pendidik dan suasana pendidikan yang tepat. Disinilah Bapak, Ibu dan Hadirin sekalian,peringatan Hari Pendidikan Nasional menjadi amat relevan untuk mengingatkan kembali tentang karakteristik pendidik dan suasana pendidikan. Peringatan hari pendidikan tak bisa lepas dari sosok Ki Hadjar Dewantara, yang padatanggal 2 Mei adalah hari kelahiran Bapak Pendidikan Indonesia itu.
Ki Hadjar Dewantara menyebut sekolah dengan istilah “Taman”. Taman adalah tempat belajar yang menyenangkan. Anak datang ke taman dengan senang hati, berada di taman juga dengan senang hati dan pada saat harus meninggalkan taman maka anak akan merasa berat hati. Pertanyaannya, sudahkah sekolah kita menjadi seperti taman? Sudahkah sekolah kita mejadi tempat belajar yang menyenangkan?
Sekolah menyenangkan memiliki berbagai karakter, diantaranyaadalah; sekolah yang melibatkan semua komponennya, baik guru, orang tua, siswa dalam proses belajarnya; sekolah yang pembelajarannya relevan dengan kehidupan; sekolah yang pembelajarannya memiliki ragam pilihan dan tantangan, dimana individu diberikan pilihan dan tantangan sesuai dengan tingkatannya; sekolah yang pembelajarannya memberikan makna jangka panjang bagi peserta didiknya.
Di hari Pendidikan Nasional ini, mari kita kembalikan semangat dan konsep Ki Hadjar Dewantara bahwa sekolah harus menjadi tempat belajar yang menyenangkan. Sebuah wahana belajar yang membuat para pendidik merasakan mendidik sebagai sebuah kebahagiaan. Sebuah wahana belajar yang membuat para peserta didik merasakan belajar sebagai sebuah kebahagiaan. Pendidikan sebagai sebuah kegembiraan. Pendidikan yang menumbuh-kembangkan potensi peserta didik agar menjadi insan berkarakter Pancasila.
Ikhtiar besar kita untuk pendidikan ini hanya akan bisa terwujud bila kita semua terus bekerja keras dan makin membuka lebar-lebar partisipasi masyarakat untuk terlibat aktif dalam pendidikan. Mulai hari ini kita harus mengubah perspektif, bahwa pendidikan bukan hanya urusan kedinasan di pemerintahan,melainkan juga urusan kita dan ikhtiar memajukan pendidikan adalah juga tanggung jawab kita semua.
Mari kita teruskan kerja keras, kerja bersama dan kerja sama ini. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, selalu membimbing kita agar dapat meraih dan melampaui cita-cita bangsa kita tercinta.
Selamat Hari Pendidikan Nasional, jayalah Indonesia.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Jakarta, 2 Mei 2015
Anies Baswedan
(Sumber: kemdikbud.go.id/Pengunggah: Erika Hutapea)

Peringatan Hardiknas SMP 2 Jati Kudus Tahun 2015



Peringatan Hardiknas di SMP 2 Jati Kudus yang Jatuh pada hari Sabtu tanggal 02 Mei Tahun 2015 dilaksanakan di Lapangan SMP 2 Jati  Kudus dilaksanakan dengan kesederhanaan karena memang kebetulan bertepatan dengan akan dilaksanakannya Ujian Nasional untuk kelas 9 ( sembilan ) pada hari senin s/d kamis tanggal 04 s/d 7 Mei 2015.
Kegiatan Peringatan Hari Pendidikan Nasional di SMP 2 Jati diisi dengan kegiatan Upacara Hardiknas dengan Bp. Sutarto, S.Pd selaku Pembina upacara. Dalam Amanatnya beliau membacakan pesan dari  Menteri Pendidikan Nasional Anies Baswedan.
Setelah Upacara Peringatan Selesai dilanjutkan dengan pengumuman - pengumuman antara lain :
1. Pengumuman hasil POPDA Kab Kudus Tahun 2015 dimana putra putri SMP 2 Jati memperoleh banyak prestasi diantaranya :




a. ATLETIK
Juara 1 lompat jauh, Juara 1 Tolak Peluru, Juara 2 Lempar Lembing diraih oleh ananda Angga Aditya 9 B

b. SEPAK TAKRAW
Juara III oleh tim sepak takraw SMP 2 Jati

c. PENCAK SILAT
Juara 2 kelas D Putra oleh ananda Cairul Huda kelas 9 G
Juara 2 Kelas D Putri oleh ananda Kirani Fitria kelas 7 H
Juara 1 Kelas G Putri oleh ananda Sherly Qudrotul Aini 9E
Juara 1 Kelas H Putra oleh ananda Angga Dwi 8 E

d. TAEKWONDO
Juara I kelas dibawah 33 kg oleh ananda Andika Fitra kelas &E

e. RENANG
Juara 1 Gaya bebas 200 mtr, Juara 1 Gaya punggung 100 meter, Juara 2 Gaya Dada 100 meter semua diraih oleh ananda Krisna Adi P kelas 8 E






2. Pengumuman hasil Lomba Peringatan Hari Kartini























Selasa, 28 April 2015

INFO PROGRES INTEGRASI PADAMU - DAPODIK APRIL 2015 DAN PANDUAN VERVAL NPSN PADAMU 2015

  1. Sebagai informasi publik terkait dengan progres perkembangan integrasi Padamu - Dapodik hingga April 2015 sebagaimana dijelaskan pada copy surat terlampir adalah:
  2. Total sekolah yang telah melakukan verval NPSN di Padamu Negeri sebagai basis referensi proses integrasi hingga 27 April 2015 sejumlah 186.746 sekolah. Hal ini berarti bahwa data GTK dari sejumlah sekolah tersebut dapat diakses/diintegrasikan dengan DAPODIK oleh PDSP melalui mekanisme Web Services API.
  3.  Berdasarkan data NPSN yang di "push" oleh PDSP sejumlah 214.029 ke server Padamu Negeri maka masih menyisakan 214.029 - 186.746 = 27.283 sekolah yang belum bisa diintegrasikan data GTK dari Padamu Negeri ke DAPODIK oleh PDSP sampai saat ini.
  4. Untuk itu kami himbau kepada sekolah-sekolah agar melakukan verval NPSN di Padamu Negeri agar proses integrasi Padamu Negeri dengan DAPODIK dapat berlangsng baik dan lancar sesuai jadwal hingga 30 Juni 2015 nanti. Bila ada kendala ketidaksesuain NPSN silakan hubungi pihak pengelola PDSP (Helpdesk NPSN) untuk perbaikan dan nantinya akan diupdate perbaikan tersebut melalui mekanisme "push data NPSN" ke server Padamu Negeri oleh PDSP.
  5. Khusus bagi sekolah jenjang TK dan sekolah-sekolah naungan Kemenag, untuk sementara ini belum bisa melakukan verval NPSN karena server Padamu Negeri belum menerima update terbaru "push data NPSN" sekolah-sekolah tersebut dari PDSP.


Berikut panduan lengkap langkah-langkah untuk melakukan Verval NPSN di Padamu Negeri 2015 :

1. Login Ke http://padamu.siap.web.id/
Silahkan Login Operator Sekolah masukkan username dan password 
2. Klik Padamu sekolah
3. Setelah berhasil masuk di dashbor baru bagi sekolah yang belum melakukan Verval NPSN di Padamu Negeri, maka otomatis akan muncul dialog untuk melakukan Verval NPSN ini. Entri / masukan NPSN sekolah Anda dengan benar pada kolom isian / form yang sudah tersedia lalu klik Lanjut.

4.muncul halaman konfirmasi, jika data-data sekolah Anda yang tampil tersebut sudah benar dan sesuai, silahkan klik pada tombol “Simpan”.


5. kemudian akan muncul laman notifikasi “Sukses : Aplikasi berhasil menyimpan data NPSN Sekolah Anda. Terimakasih atas partisipasi Anda. Semoga Layanan ini dapat menjadi lebih baik lagi. Maju Terus Dunia Pendidikan Indonesia”. Silahkan klik OK



6. 
silahkan menuju tab “Sekolah” ==> Profil ==> Lihat Info Sekolah.

7. pada bagian NPSN oleh sistem tidak bisa diedit kembali / terkunci 



Demikian Terima kasih,,,,,,,,,,,





Minggu, 26 April 2015

PANDUAN VERVAL SP; UPLOAD SK IJIN OPERASIONAL

untuk saat ini ada lagi pekerjaan operator yang menanti, yaitu Verval SP ( Satuan Pendidikan ) dimana didalam verval SP tersebut ada beberapa yang perlu kita update, diantaranya adalah update SK Ijin Operasional
berikut langkah langkahnya untuk bisa kita pelajari bersama :
1. Login ke http://vervalsp.data.kemdikbud.go.id/verval/


2. Klik Sign in


3. Login username dan password sama seperti ketika login http://sdm.data.kemdikbud.go.id/


4. Klik Edit Pada Tulisan edit untuk SK Operasional


5. Masukkan SK Operasional , maksimal file 2 mb , format pdf
    jika file pdf terlalu besar bisa dicompress dengan link ini
    http://smallpdf.com/compress-pdf

6. Klik simpan,

7. Kalau sudah di approval oleh admin pusat maka fil akan tertulis seperti gambar dibawah


demikian , semoga bermanfaat